Edit

Kontak Kami

Sembilan Nama untuk Indonesia 2024

 Sembilan Nama untuk Indonesia 2024

PSI sebagai partai terbuka, sejak awal memberikan kesempatan kepada kader-kadernya untuk maju sebagai pemimpin-pemimpin nasional dan daerah. Tidak terkecuali saya yang memberanikan diri untuk maju sebagai Calon Presiden Republik Indonesia di 2024.

Saya bekerja dan berkeliling Indonesia untuk mewujudkan keinginan saya tersebut. Saya bersyukur dapat bertemu sebanyak mungkin rakyat dan tokoh-tokoh di berbagai provinsi dan kabupaten/kota.

Ada satu fakta yang hendak saya sampaikan, ketika saya berbicara soal sosok pemimpin ideal, nama Pak Jokowi adalah sosok yang mendapatkan tempat di hati rakyat Indonesia. Banyak sekali rakyat Indonesia yang ternyata masih menghendaki sosok Jokowi untuk memimpin Indonesia. Ini adalah fakta di lapangan sekaligus aspirasi masyarakat yang sangat mencintai Jokowi namun dibatasi oleh konstitusi bahwa presiden hanya bisa dijabat selama 2 periode.

Berdasar fakta itu jugalah saya merasa tahun 2024 belumlah waktu bagi saya untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia.
Maka hari ini, dengan penuh kesadaran saya Haji Giring Ganesha Djumaryo, mengumumkan mundur dari pencalonan presiden Republik Indonesia.  Terima kasih dukungan rakyat Indonesia dan para relawan selama beberapa bulan terakhir. Semoga semakin solid dan terus bergerak memperbaiki dan membangun Indonesia tercinta.

Bersama kawan-kawan DPP PSI, saya akan fokus pada perjuangan meloloskan PSI ke Senayan  pada pemilu 2024 nanti menghantarkan lebih banyak lagi kader kader kami ke kursi Parlemen dan Eksekutif.

Di PSI, kami membangun tradisi untuk mendengar suara rakyat, kedaulatan tertinggi di dalam politik. Selama beberapa waktu terakhir, kami juga di DPP PSI melakukan sebuah ikhtiar REMBUK RAKYAT MENCARI PENERUS JOKOWI, DPP PSI meminta seluruh pengurus untuk turun ke bawah, mendengarkan suara rakyat. Menemui para tokoh muda, guru, akademisi, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat dan orang-orang yang kami anggap mewakili suara hati nurani rakyat.

Hasilnya seperti yang saya sampaikan di awal, bahwa Pak Jokowi masih paling banyak oleh rakyat Indonesia. Namun kami juga  mendapatkan 9 (sembilan) nama yang diinginkan oleh rakyat untuk memimpin Indonesia,  Kesembilan nama akan saya sebutkan sebagai berikut  – berdasarkan ABJAD:

Emil Dardak
Erick Thohir
Ganjar Pranowo
Mahfud MD
Muhammad Andika Perkasa
Mochamad Ridwan Kamil
Muhammad Tito Karnavian
Najwa Shihab
Sri Mulyani Indrawati

Mereka adalah kader-kader bangsa yang dianggap mampu melanjutkan politik kesejahteraan, politik bersih dan politik keterbukaan.

Atas dasar temuan-temuan itu – selama SEMBILAN bulan ke depan, PSI akan turun ke basis-basis untuk mensosialisasikan dan mendengarkan pendapat mereka tentang ke-SEMBILAN kandidat.

Kami juga menyediakan sarana kepada rakyat untuk berpartisipasi melalui REMBUK RAKYAT ONLINE (RRO) dengan mengikuti polling, yang kami sediakan. Jajak pendapat akan kami mulai hari ini dan akan berakhir pada awal November. Perkembangan jajak pendapat, bisa dimonitor masyarakat luas setiap saat melalui website dan kanal media sosial PSI.

Masa SEMBILAN BULAN ke depan akan kami manfaatkan secara maksimal untuk
mendengar sebanyak mungkin suara masyarakat tentang SEMBILAN kandidat.
Selama SEMBILAN BULAN ke depan, kami akan membuka ruang bagi para relawan
pendukung, akademisi, tokoh masyarakat, anak-anak muda, dan rakyat luas untuk
urun rembuk memberikan pendapat melalui diskusi online dan berkomentar di
konten-konten kandidat yang secara berkala kami munculkan melalui kanal sosial
media PSI.

Kami ingin memberikan informasi seluas-luasnya, selengkap-lengkapnya tentang
profil para kandidat. Rakyat tidak boleh membeli kucing dalam karung. Rekam jejak
calon presiden harus dibuka secara terang benderang kepada rakyat.

Informasi lengkap tentang para kandidat ini, kelak bisa dipakai sebagai bahan
pertimbangan ketika berada di kotak suara.

Semoga langkah PSI ini memberi manfaat yang luas. Insya Allah apa yang kita
lakukan ini adalah yang terbaik, karena kita jalani dengan ikhlas untuk tanah air kita.
Semoga Tuhan selalu melindungi bangsa ini. Amin.

Facebook Comments
Komentar Facebook