Edit

Kontak Kami

PSI Minta Jokowi Tak Perpanjang Lagi PPKM

 PSI Minta Jokowi Tak Perpanjang Lagi PPKM

Pemerintah kembali memperpanjang penerapan PPKM Level 2-4 sampai Senin (16/8) mendatang demi menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia. Meski demikian, ada pihak-pihak yang tak menghendaki kebijakan PPKM diperpanjang berulang-ulang. Salah satunya dari PSI.

Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha bahkan meminta pemerintah memaksimalkan waktu yang ada selama perpanjangan PPKM sampai 16 Agustus 2021 untuk mengendalikan dampak pandemi COVID-19. Sehingga pada pekan berikutnya tak diperpanjang lagi.

Dalam keterangan pers, Giring berharap agar pemerintah bersungguh-sungguh memaksimalkan upaya pengendalian dampak pandemi COVID-19 sehingga PPKM tidak perlu diperpanjang setelah 16 Agustus nanti. Giring mengatakan, masa PPKM level 4 di Jawa dan Bali harus dimaksimalkan, terutama untuk mempercepat vaksinasi. Jika program vaksinasi tidak dipercepat, akan ada kerugian ganda yaitu terlambatnya tercapai herd immunity dan ekonomi menengah bawah yang terimbas karena berkurangnya mobilitas akibat PPKM.

“PSI sadar perpanjangan PPKM ini adalah pil pahit yang harus kita telan menghambat kenaikan wabah. Namun, PSI mendesak pemerintah melakukan kerja lebih keras, koordinasi lebih ketat, dan upaya-upaya lain yang berorientasi hasil,” ujarnya. Dia juga mengatakan perpanjangan terus menerus membuat kondisi dunia usaha tidak stabil.

“Pengusaha terutama UMKM dan masyarakat yang bergantung dengan pendapatan harian sangat berharap ada sinyal kuat kapan PPKM ini berakhir. Perlu upaya penjelasan prasyarat PPKM diakhiri sehingga pelaku usaha UMKM dan pekerja berpendapatan harian punya gambaran,” tuturnya.

Selain vaksinasi, PSI juga mendorong agar program bansos dan pencairan tunjangan nakes di daerah segera terlaksana dengan rapi dan taat administrasi serta prokes. Giring pun sudah meminta seluruh kader, struktur, dan anggota legislatif PSI di seluruh Indonesia untuk banyak turun ke lapangan dan fokus pada tiga hal berupa percepatan vaksinasi, mengawal bansos, dan mendesak pencairan insentif nakes di daerah masing-masing.

“Masa pandemi ini, saya sudah arahkan supaya seluruh kader hadir dan kerja untuk rakyat, bahwa PSI ada bersama masyarakat di saat kondisi negara penuh tantangan karena pandemi,” pungkasnya.

 

Sumber: kumparan.com,

Komentar Facebook