Edit

Kontak Kami

  • Jl. K.H. Wahid Hasyim No.194, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250
  • +62-21-3922213
  • +62-21-3905558

PSI Sarankan KPU Gelar Konser Musik Virtual saat Kampanye Pilkada 2020

 PSI Sarankan KPU Gelar Konser Musik Virtual saat Kampanye Pilkada 2020
Bagikan

Partai Solidaritas Indonesia melalui Giring Ganesha yang akan mencalonkan diri sebagai Presiden dan sebagai Plt Ketua Umum, menyarankan KPU untuk melarang konser musik saat kampanye Pilkada 2020. Namun, alternatifnya konser musik saat Pilkada sebaiknya dilakukan secara virtual.

“PSI menyarankan KPU untuk mengadakan konser musik secara virtual,” kata Giring melalui akun @psi_id di Twitter yang dikutip AKURAT.CO, Jumat (18/9/2020). Giring menyebut jika PSI menyarankan demikian karena pandemi COVID-19 belum selesai sampai Desember nanti.

“Alasan kami simple, Pandemi Covid-19 sepertinya belum selesai pada Desember nanti. Jangan sampai saat kampanye justru muncul klaster-klaster baru di seluruh daerah di Indonesia,” kata PLT ketua umum PSI itu.

Menurut PSI, dalam kondisi saat ini jika KPU tidak berhak melarang adanya konser saat Pilkada, maka alternatif yang paling masuk akal adalah konser virtual.

“Dengan menggelar konser virtual konstituen, pasangan calon, tim produksi, dan muisi akan terhindar dari risiko penularan Covid-19,” ujarnya. “Seperti pesan pak Jokowi, dalam setiap aktivitas sekarang yang harus kita utamakan adalah kesehatan, dan keselamatan masyarakat.”

Giring menilai konser virtual juga menjadi sarana kampanye yang efektif untuk semua pihak yang terlibat. Pesan-pesan kampanye tetap tersampaikan dan teman-teman musisi mendapatkan penghasilan yang layak di musim kampanye.

Lebih lanjut, Giring menyebut jika memang sejak awal, PSI menolak adanya Pilkada pada masa pandemi. “Karena sangat mungkin menjadi medium penyebaran Covid-19. Namun, keputusan politik telah diambil dan PSI tidak terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut,” ucap Giring.

Oleh sebab itu, karena Pilkada 2020 tidak ditunda, maka PSI menyarankan untuk meminimalkan format kampanye yang mengumpulkan banyak orang. “Kami juga terus mengajak penyelenggara Pilkada untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dalam semua tahap demi keselamatan masyarakat,” katanya.

Sumber: Akurat

Komentar Facebook